November 15, 2015

CEO Gojek : Daripada Pelanggan menghilang, Mendingan Turun Tarif !


Belum lama ini, Gojek menurunkan tarif dari Rp 4.000 per km menjadi Rp 3.000 per km. Hal tersebut menuai reaksi cukup keras dari para pengemudi Gojek.

CEO Gojek, Nadiem Makarim, mengatakan itu pilihan terbaik bagi pengemudi, dan pelanggan. "Pilihannya, menghilangkan potongan (promo) untuk pengguna. Tapi, justru pengemudi menderita, karena pengguna akan jauh lebih sedikit," kata dia.

"Jadi, dari pada melakukan hal tersebut, kami memilih untuk menjaga pertumbuhan dengan mengurangi transaksi untuk pengemudi, sehingga pengemudi tetap mendapat pesanan," sambung dia.

Nadiem lebih memilih untuk mengurangi pendapatan pengemudi demi kepentingan pelanggan, sehingga diharapkan pelanggan tetap menggunakan jasa layanan transportasi Go-Jek.

"Mendingan mengurangi tarif per km, karena baik bagi pengemudi. Dari pada cuma sedikit mendapat pesanan. Sebab, mengecilnya pesanan, berdampak tajam dengan pendapatan mereka," ujar Nadiem.

Gojek, yang didirikan pada 2010 dan “terlahir kembali” pada 2015, belum meraih untung dari layanan. Gojek justrubanyak mengeluarkan banyak uang, terutama memberi subsidi kepada mitra pengemudi dan penumpang.

Gojek masih mengandalkan pemasukan dari suntikan dana para investor, salah satunya adalah Sequoia Capital yang memberi pendanaan Seri C tahun ini.

Manajemen Gojek melakukan perubahan kebijakan penurunan tarif dan bonus. Mulai 2 November, tarif jarak per kilometer yang sebelumnya Rp 4.000 kini diubah menjadi Rp 3.000 per kilometer.

Selain itu, Gojek juga menurunkan bonus Rp 50.000 per hari yang sebelumnya didapat mitra pengemudi dari mengumpulkan lima poin, kini hanya dapat diperoleh jika mengumpulkan delapan poin per hari.

Sumber: www.monitorday.com

CEO Gojek : Daripada Pelanggan menghilang, Mendingan Turun Tarif ! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Tukang Ojek

 

Top