November 4, 2015

GoJek Makin Bermasalah, Pemkot Bandung Siapkan “Akod” Untuk Aplikasi Ojek Online !


Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam waktu dekat ini bakal meluncurkan aplikasi transportasi sejenis ojek online yang akan menyaingi GoJek.

Aplikasi yang akan menyaingi GoJek di kota Bandung tersebut diberi nama Aplikasi Ojek Daerah atau Akod, dalam bahasa sunda Akod itu berarti memangku.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menuturkan, aplikasi tersebut akan dibagikan kepada tiap koordinator pangkalan ojek di Kota Bandung.

“Sistemnya itu nanti dipakai hanya untuk koordinator ojeknya jadi mereka menerima pesanan online nanti dia (koordinator) yang menugaskan siapa sesuai antrean karena kultur ojek pangkalan kan beda,” kata Ridwan Kamil, Selasa (3/11).

Aplikasi Akod itu akan diluncurkan pada pertengahan Desember mendatang dan disebar ke 100 pangkalan ojek di Kota Bandung. Namun untuk awal, rencananya masih purwarupanya untuk dites.

“Pertengahan Desember purwarupanya akan dites dulu di empat lokasi. Selanjutnya Insya Allah hajat hidup ojek pangkalan meningkat karena tak menunggu orang datang tapi juga menerima pesanan dan tidak hanya penumpang saja,” katanya.

Pada aplikasi Akod ini tak hanya berupa jasa antar jemput saja, melainkan juga menerima jasa kurir yang akan mengantarkan barang atau dokumen. Untuk mengenai harga dari jasa pengantaran tersebut masih dikaji berapa ongkos yang harus dibayar oleh pengguna jasa per kilometernya, seperti halnya ojek online lainnya seperti GoJek.

“Jadi sistemnya berbasis kelompok nah si operatornya itu yang menerima orderan baik order barang, menjemput atau mengantar antreannya disesuaikan dengan kulturnya. Yang akan kita regulasi adalah rupiah per kilometernya, harganya masih dikaji,” imbuh Ridwan Kamil.

Akod ini mirip dengan aplikasi ojek online dengan GoJek, jika Gojek yang mendapat orderan langsung pengendaranya. Maka disini Akod memiliki perbedaan karena yang menerima orderan hanya koordinatornya saja. Para rider hanya menunggu koordinator memberitahu jika ada oderan, sehingga dengan begitu para ojek pangkalan bisa mendapatkan orderan yang sama sesuai dengan antreannya.

Dengan adanya koordinator yang mengatur orderan ojek pangkalan tersebut, maka tak ada pengojek yang saling berebut penumpang.

Sumber : smeaker.com

GoJek Makin Bermasalah, Pemkot Bandung Siapkan “Akod” Untuk Aplikasi Ojek Online ! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Tukang Ojek

 

Top