November 15, 2015

Ratusan Pengemudi Go-Jek Ancam Mogok Kerja Pada Pekan Depan


Ratusan pengemudi layanan ojek aplikasi Go-Jek merencanakan akan melakukan mogok kerja pada pekan depan.

Mereka berencana akan melakukan unjuk rasa selama tiga hari, tepatnya pada Senin, Rabu, dan Jumat.

"Kami berencana akan melakukan aksi pada tanggal 16,18, dan 20 November. Paling sedikit akan diikuti 200 pengemudi. Tapi bisa saja bertambah," kata pengemudi Go-Jek yang menjadi koordinator aksi, Fitrijansjah Toisutta saat dihubungi, Minggu (16/11/2015).

Menurut Fitrijansjah, unjuk rasa direncanakan akan dilakukan di Kantor Gojek di Kemang, Jakarta Selatan, dan Kantor  Kementerian Tenaga Kerja.

Ia menyebut unjuk rasa dilakukan menyusul langkah Manajemen Go-Jek yang disebutnya telah melakukan pemotongan honor sebesar Rp 40.000 terhadap semua pengemudi Go-Jek.

"Mereka menyebut potongannnya untuk seragam, jaket, atribut dan segala macam. Padahal dalam perjanjian tidak ada. Dalam perjanjian potongan hanya untuk kredit handphone," tutur Fitrijansjah.

Adanya rencana unjuk rasa disertai mogok kerja kali ini merupakan yang kedua kalinya. Beberapa waktu lalu, pengemudi Go-Jek juga sempat merencanakan aksi yang sama menyusul adanya pemotongan biaya per kilometer terhadap pengemudi Go-Jek.

Namun, aksi tersebut urung terlaksana karena Manajemen Go-Jek mengancam akan memberhentikan pengemudi yang ikut dalam aksi tersebut.

Ratusan Pengemudi Go-Jek Ancam Mogok Kerja Pada Pekan Depan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Tukang Ojek

 

Top